MEDIA ONLINE

KORAN JAYA POS

Loading

Wali Murid Kecewa Terhadap Pihak Sekolah SMPN 1 Rancabungur Bogor Diduga Mencari Keuntungan Pribadi Berkedok Study Tour

Wali Murid Kecewa Terhadap Pihak Sekolah SMPN 1 Rancabungur Bogor Diduga Mencari Keuntungan Pribadi Berkedok Study Tour Wali Murid Kecewa Pihak Sekolah SMPN 1 Rancabungur Bogor Diduga Mencari Keuntungan Pribadi Berkedok Study Tour.
KORANJAYAPOS.COM BOGOR

Kontroversi tentang study tour yang akan dilaksanakan oleh siswa/siswi SMPN I Rancabungur pada tanggal 25 Mei 2026 mengundang tanda tanya sebagian orang tua murid.

Sesuai edaran Bupati Bogor dan Gubernur Jawa Barat bahwa larangan study tour yang memberatkan orangtua apalagi kondisi saat ini apapun alasannya. 

Hasil temuan tim awak media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Republik Indonesia sebagai berikut :

1Seluruh siswa kelas VII dan VIII harus mengikuti Study Tour mengingat ini sudah tercantum dalam RAKS.

2Apabila tidak ikut akan dikenakan tugas sesuai instruksi walas

3Biaya Study Tour tidak disepakati dengan orangtua sebesar Rp.700.000

4.Biaya harus lunas sebelum seminggu pemberangkatan

5Diduga tidak melibatkannya Komite Sekolah dalam acara Study Tour

6Tidak ada Berita acara rapat.

7.SK Kepanitiaan Study Tour tidak ada sehingga Ketua Panitia dirangkap oleh Kepala Sekolah sebagai Penanggung jawab.

8.Pelaksanaan diserahkan ke pihak ketiga yakni travel S

Pada saat terjadi kegaduhan di kelas VII yang terdiri tiga kelas yang mana tiga kelas ini tidak ikut Study Tour mengakibatkan kemarahan dari sang Kepala Sekolah sehingga melakukan intimidasi terhadap siswa, akibat yang diperbuat Kepala Sekolah siswa pulang sekolah mengadu ke orangtuanya sambil menangis merasa down dan psikis anak tergoncang, maka dasar itulah salah seorang walimurid menyampaikan ke awak media selaku kontrol sosial.

Saat kami berada dilokasi  SMPN I Rancabungur untuk meminta konfirmasi kepada Kepala Sekolah ternyata Kepala Sekolah tidak ada ditempat dan kami diterima oleh Wakasek Kesiswaan, Wakasek Kurikulum dan Wakasek  Sapras

Apa yang kami dapatkan dari ketiga Wakasek belum bisa dijadikan acuan jawaban yang memuaskan dan mereka menjamin akan mempertemukan kami disekitar jam 14.00 siang, ternyata setelah kami menunggu Wakasek Sapras memberitahu kepada kami bahwa kepala Sekolah tidak datang kembali ke sekolah.

Kami mengharapkan kepada Kepala SMPN I Rancabungur Koperatif agar masalah tidak menjadi liar dan bias, kami hanya minta konfirmasi dan klarifikasi bukan untuk menjustis pihak sekolah, kami masih menunggu kapan kepala Sekolah menerima kami lagi.

Sumber dari walimurid menyatakan siap menjadi saksi atas apa yang terjadi dengan perihal pemaksaan intimidasi langsung dari sang Kepala sekolah.

Dari perihal diatas sudah jelas Kepala SMPN 1 Rancabungur telah mengindahkan edaran dan larangan Bupati yang memberatkan orangtua perihal kegiatan ini.

Apakah diduga karena merasa dekat dengan Bupati Bogor Rudy Susmanto sehingga mewajibkan siswanya untuk study tour

Prosedurnya akan kami kawal sesuai SOP tidak jangan sampai meraih untung membuat walimurid buntung

Atas ketidak pastian dari pihak sekolah terkesan memberatkan para wari murid, tim Investigasi langsung konfirmasi ke Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Rancabungur Ahmad Rojudin menyampaikan"

"Semua sudah dibatalkan dari pihak sekolah dan tidak ada lagi studi tour bahkan sebelumnya sudah viral di sebuah pemberitaan Media online," ucapnya Ahmad Rojudin  tgl 13/5/2026.

Namun menurut keterangan dari wali murid "membantah apa yang di disampaikan pihak sekolah itu tidak benar semuanya.lantaran saya sudah membayar ke pihak travel sebasar Rp  700 ribu, dan diberangkatkan pada tanggal 25. Kalo memang ada pembatalan harusnya ada pengembalian dong, nyatanya uang tidak dikembalikan terhadap wali murid, pihak sekolah Itu hanya mencari pembenaran dan melabuhi media. Jika diperlukan saya siap dihadirkan jadi saksi,  bahkan saya sudah sampaikan ke Ketua Komisi 4 DPRD Kab Bogor sudah direspon dan mau ditindak lanjuti,"ucap wali murid inisial S dengan nada gemetar.

(Red)

Jajak Pendapat

Siapakah Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Favorit Anda?

  Mahyeldi Ansyarullah - Emzalmi
  Robby Prihandaya - Dewi Safitri
  Tommy Utama - Laura Hikmah
  Willy Fernando - Vicky Armita
  Laura Himah i Nisaa - Safaruddin

Metropolitan

Wamen Imipas Silmy Karim Kenakan Rompi Tahanan KPK Usai Diperiksa Terkait OTT Imigrasi Jakarta

Wamen Imipas Silmy Karim Kenakan Rompi Tahanan KPK Usai Diperiksa Terkait OTT Imigrasi Jakarta

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, terlihat mengenakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai

Advertisement
REDAKSI KORAN JAYA POS
Klik kanan dinonaktifkan.