MEDIA ONLINE

KORAN JAYA POS

Loading

Menteri UMKM Fasilitasi Ribuan Pengemudi Ojol Nobar Final Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Pemberdayaan Ekonomi

Menteri UMKM Fasilitasi Ribuan Pengemudi Ojol Nobar Final Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Pemberdayaan Ekonomi Menteri UMKM Fasilitasi Ribuan Pengemudi Ojol Nobar Final Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Pemberdayaan Ekonomi
KORANJAYAPOS.COM JAKARTA

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memfasilitasi ribuan pengemudi ojek daring (ojol) untuk menyaksikan bersama (nonton bareng/nobar) laga final Piala Dunia 2026 di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Senin dini hari.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang menikmati pertandingan sepak bola terbesar di dunia, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi para pelaku UMKM dan mitra pengemudi.

Acara yang dihadiri ribuan pengemudi ojol dari berbagai komunitas itu berlangsung meriah. Selain menyaksikan pertandingan puncak, para peserta juga berinteraksi langsung dengan jajaran Kementerian UMKM, termasuk Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan penyelenggaraan nobar tersebut memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola.

Menurutnya, kegiatan itu merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membangun komunikasi dan mempererat hubungan antara pemerintah dengan para pengemudi ojek daring yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi kerakyatan.

"Saya bersama Pak Wamen membuat acara ini bukan hanya sekadar ingin nonton bareng final, tetapi ada pesan besar dari Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh teman-teman ojek online Indonesia," ujar Maman.

Ia menjelaskan Presiden Prabowo Subianto telah mengarahkan seluruh jajaran kabinet agar terus berpihak kepada masyarakat ekonomi kecil, termasuk para pengemudi ojek daring yang dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian nasional sebagai bagian dari ekosistem usaha mikro.

Menurut Maman, pemerintah melalui Kementerian UMKM terus berupaya menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang mampu membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi para pengemudi ojol. 

Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memperkuat posisi mereka dalam ekosistem ekonomi nasional.

"Kementerian UMKM ingin menghadirkan ruang harapan bagi para pengemudi ojek daring agar memiliki kesempatan meningkatkan taraf hidup melalui berbagai program pemberdayaan dan penguatan ekosistem usaha," katanya.

Maman menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi ojol tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi yang erat antara seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, perusahaan penyedia aplikasi, hingga komunitas pengemudi.

Ia menyebut hubungan yang dilandasi rasa saling percaya antara pengemudi dengan perusahaan aplikasi seperti Grab, GoTo, Maxim, dan InDrive menjadi fondasi penting dalam membangun kebijakan yang berpihak kepada para mitra pengemudi.

"Sinergi antara pemerintah, perusahaan aplikasi, dan komunitas pengemudi harus terus diperkuat agar cita-cita meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi dapat terwujud," ujarnya.

Di sela suasana penuh keakraban, Maman turut mencairkan suasana dengan mengungkapkan dukungannya kepada Tim Nasional Spanyol pada laga final.

Sementara itu, Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza memilih mendukung Argentina.

Perbedaan pilihan tersebut justru menambah semarak acara yang diikuti ribuan peserta.

Maman menegaskan bahwa siapa pun pemenang pertandingan bukanlah hal utama.

"Yang terpenting adalah silaturahmi, kebersamaan, dan kekompakan tetap terjaga. Setelah acara selesai, saya berharap teman-teman bisa pulang dengan selamat dan kembali beraktivitas mencari nafkah," katanya.

Saat dimintai prediksi skor pertandingan, Maman secara optimistis memperkirakan Spanyol akan mengalahkan Argentina dengan skor tipis 2-1.

Sementara itu, Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza menyampaikan bahwa komunitas pengemudi ojek daring merupakan bagian dari keluarga besar UMKM Indonesia yang selama ini memberikan kontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, menurut Helvi, momentum nobar diharapkan mampu mempererat hubungan antara pemerintah dan para mitra pengemudi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan.

"Tapi yang jelas kami dari Kementerian UMKM sangat berbahagia malam ini, di mana teman-teman ojol ikut menyaksikan suatu laga kompetisi yang diyakini 90 persen penduduk dunia menikmati olahraga ini," ujar Helvi.

Berbeda dengan Maman, Helvi memprediksi Argentina akan keluar sebagai juara setelah mengalahkan Spanyol dengan skor 3-2 berdasarkan analisis teknis pertandingan.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online (Ojol) Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, mengapresiasi langkah Kementerian UMKM yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan nobar menjadi ruang yang positif untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan komunitas pengemudi ojol sekaligus memperkuat solidaritas antarsesama mitra pengemudi.

"Kami mengucapkan terima kasih sudah difasilitasi nonton bareng oleh Kementerian UMKM. Yang paling utama substansinya adalah silaturahmi. Siapa pun yang menang, ojek online tetap bersatu," kata Igun.

Melalui kegiatan tersebut, Kementerian UMKM berharap terbangun komunikasi yang semakin erat dengan komunitas pengemudi ojek daring sehingga berbagai program pemberdayaan dan penguatan usaha mikro yang tengah disiapkan pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan para mitra pengemudi di seluruh Indonesia.

Ervinna

Jajak Pendapat

Siapakah Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Favorit Anda?

  Mahyeldi Ansyarullah - Emzalmi
  Robby Prihandaya - Dewi Safitri
  Tommy Utama - Laura Hikmah
  Willy Fernando - Vicky Armita
  Laura Himah i Nisaa - Safaruddin

Metropolitan

Mendagri Tito Karnavian: Pemerintah Kaji Opsi Guru PPPK Dialihkan Menjadi ASN Pemerintah Pusat

Mendagri Tito Karnavian: Pemerintah Kaji Opsi Guru PPPK Dialihkan Menjadi ASN Pemerintah Pusat

Pemerintah tengah mengkaji opsi pengalihan guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi aparatur sipil negara (ASN)

Advertisement
REDAKSI KORAN JAYA POS
Klik kanan dinonaktifkan.