MEDIA ONLINE

KORAN JAYA POS

Loading

Menbud Fadli Zon Dorong Percepatan Restorasi Candi Untuk Perkuat Pariwisata Budaya Nasional

Menbud Fadli Zon Dorong Percepatan Restorasi Candi Untuk Perkuat Pariwisata Budaya Nasional Menbud Fadli Zon Dorong Percepatan Restorasi Candi Untuk Perkuat Pariwisata Budaya Nasional
KORANJAYAPOS.COM JAKARTA

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menekankan pentingnya percepatan restorasi bangunan candi melalui kolaborasi berbagai pihak guna meningkatkan sektor pariwisata budaya, sejarah, dan religi di Indonesia.

Menurut Fadli, dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga sektor swasta sangat diperlukan agar proses pemugaran situs-situs bersejarah dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

“Strategi diperlukan secara proaktif mencari dukungan dari berbagai pihak, yakni pemerintah pusat, daerah, dan swasta, untuk mendanai pemugaran lebih lanjut,” kata Fadli Zon dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta,  (18/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan usai kunjungan kerja Menbud ke Kompleks Candi Sewu dan Keraton Ratu Boko di Yogyakarta pada  (17/4/2026). Dalam kunjungan itu, ia menilai bangunan candi di Indonesia memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan yang perlu didukung dengan percepatan proses restorasi.

Fadli menjelaskan, komitmen percepatan restorasi tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian warisan budaya bangsa, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Selain itu, pemugaran juga ditujukan agar kompleks candi dapat tampil lebih utuh dalam beberapa tahun mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Fadli menyoroti keberadaan Kompleks Candi Sewu yang memiliki nilai sejarah tinggi. Situs ini tercatat dalam Prasasti Manjusrigrha bertahun 792 Masehi. Kompleks Candi Sewu terdiri atas satu candi induk, delapan candi apit, serta 240 candi perwara yang mengelilingi bangunan utama.

Menurut Menbud, struktur besar dan nilai sejarah yang dimiliki menjadikan Candi Sewu sebagai salah satu destinasi budaya penting di Indonesia.

Ia menilai, dengan restorasi yang tepat dan dukungan infrastruktur yang memadai, kawasan tersebut berpotensi menjadi magnet wisata budaya kelas dunia.

Selain Candi Sewu, Fadli juga meninjau Keraton Ratu Boko yang merupakan aset cagar budaya nasional seluas sekitar 16 hektare di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Situs ini berada di bawah pengelolaan Kementerian Kebudayaan.

Menurutnya, Keraton Ratu Boko memiliki daya tarik khas berupa arsitektur gerbang megah, area petirtaan, pendopo-pringgitan, serta perpaduan autentik struktur Hindu-Buddha yang masih terjaga.

Berdasarkan prasasti yang ditemukan, situs tersebut dibangun pada abad ke-8 Masehi dan memiliki lanskap yang masih sangat asli. Hal ini menjadikan Keraton Ratu Boko sebagai salah satu destinasi bersejarah yang unik dan bernilai tinggi.

Fadli menegaskan, Kementerian Kebudayaan berkomitmen memperkuat pelestarian sekaligus pemanfaatan cagar budaya sebagai bagian dari strategi pembangunan kebudayaan nasional yang berkelanjutan.

Ia berharap semakin banyak masyarakat yang mengunjungi situs-situs bersejarah nasional untuk mengenal lebih dekat peradaban leluhur bangsa.

“Kita berharap semakin banyak masyarakat yang berkunjung ke Keraton Ratu Boko ini. Karena di sini kita bisa menikmati satu perjalanan semacam time travel ke masa lalu dengan peninggalan-peninggalan nenek moyang kita yang luar biasa,” ujar Fadli.

Dengan percepatan restorasi dan sinergi lintas sektor, pemerintah optimistis situs-situs cagar budaya Indonesia dapat menjadi pusat edukasi, pelestarian sejarah, sekaligus penggerak ekonomi melalui sektor pariwisata.

Ervinna

Jajak Pendapat

Siapakah Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Favorit Anda?

  Mahyeldi Ansyarullah - Emzalmi
  Robby Prihandaya - Dewi Safitri
  Tommy Utama - Laura Hikmah
  Willy Fernando - Vicky Armita
  Laura Himah i Nisaa - Safaruddin

Metropolitan

TNI AU Fasilitasi Pembekalan Penerima Beasiswa LPDP di Halim Perdanakusuma, Untuk Persiapkan SDM Unggul

TNI AU Fasilitasi Pembekalan Penerima Beasiswa LPDP di Halim Perdanakusuma, Untuk Persiapkan SDM Unggul

Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui TNI Angkatan Udara memfasilitasi kegiatan pembekalan bagi para penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana

Advertisement
REDAKSI KORAN JAYA POS
Klik kanan dinonaktifkan.