Sektor industri kreatif tanah air kembali dikejutkan oleh aksi independen generasi muda. Tanpa melibatkan peran Event Organizer (EO) maupun event management eksternal, siswa-siswi SMA Labschool Kebayoran sukses menyelenggarakan ajang tahunan bergengsi Sky Avenue 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (1/8/2026).
Pentas seni yang dikelola penuh oleh panitia berusia 15–17 tahun ini menjadi pembuktian kapasitas manajerial pelajar dalam mengelola acara berskala besar, mulai dari manajemen vendor hingga negosiasi sponsorship.
Ketua Panitia dan Penanggung Jawab Acara, Nadhif Safei Daulay, menegaskan bahwa kesuksesan gelaran ini lahir dari konsistensi persiapan selama satu tahun.
"Pentas seni ini merupakan hasil kerja keras kita semua selama satu tahun terakhir mempersiapkannya. Harapannya hari ini pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar dan sukses," ujar Nadhif.
Mengusung pesan keberlanjutan (sustainability) berkonsep "Ascension of the Multiverse", Istora Senayan disulap menjadi empat zona (realm) edukatif—laut, gunung es, hutan, dan kota—guna merespons isu sampah plastik hingga kebakaran hutan.
Keseriusan ini membuahkan hasil hingga meraih Rekor MURI lewat instalasi replika pohon terbesar yang memanfaatkan material limbah kain bekas.
Tak sekadar panggung musik yang menghadirkan musisi & artis papan atas seperti Dewa 19 (feat. Virzha, Ari Lasso, & Ello), Raisa, Kahitna, RAN, DIA, dan Naquilaf, acara ini juga menciptakan ekosistem inklusif.
Melalui dukungan Kementerian UMKM, puluhan pelaku usaha lokal diberi ruang untuk menggerakkan roda ekonomi kreatif di area F&B dan aktivitas hiburan.
Kelancaran perhelatan raksasa ini turut ditopang oleh kepercayaan puluhan sponsor korporasi ternama, seperti BNI, Pertamina Gas Negara, Telkomsel, Nestle, Indofood , Mazda, Wardah, AQUA, hingga Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih.
(Red)























_c2c6d9a88.jpg)


Komentar
Tuliskan Komentar Anda!
Komentar Bawa Misi Sustainability dan Gandeng UMKM, Festival Pelajar Sky Avenue 2026 Buktikan Kemandirian Generasi Muda